Rabu, 22 September 2010

Keutamaan Surah Al-Fatihah

Abu Said ibnu Al-Mu'alla r.a. berkata;
Ketika aku sedang sembahayang, tiba-tiba dipanggil oleh Nabi saw. maka aku tidak menyahutnya sehingga selesai sembahayang, lalu aku datang kepadanya, Nabi saw. bertanya:
"Apakah yang nenahan engkau daripada menyahut panggilan ku?".
Jawabku (Abu Said), "Aku sedang sembahayang."
Nabi saw. bersabda,
"Tidakah Allah berfirman; "Hai orang yang beriman, sambutlah panggilan Allah dan Rasulullah bila memanggil kalian untuk menghidupkan kalian".
Kemudian Nabi saw. bersabda,
"Aku akan ajarkan kepada mu satu surah yang terbesar di dalam al-Quran sebelum
keluar dari masjid ini".
Berkata Abu Said, Lalu Rasulullah saw. memegang tangan ku, kemudian ketika hendak keluar dari masjid aku berkata,
"Ya Rasulullah, tadi engkau berkata akan mengajar aku surah terbesar daripada al-Quran".
Jawab Rasulullah saw.
"Benar, Alhamdu lillahi rabbil alamin, itulah Assab'ul Matsani dan al-Quran yang terbesar yang telah diturunkan Allah kepadaku".
(HR: Ahmad, Bukhari, Abu Dawud, an-Nasa'i dan Ibn Majah)

Abu Hurairah dari Jbay bin Ka'ab r.a. Rasulullah saw. bersabda:
Allah tiada menurunkan dalam Taurat dan Injil yang seperti (menyamai) Ummul Quran, ialab tujuh ayat pujian (assab'ul matsani), dan ia terbagi dua antara-Ku dengan hamba-ku.(HR. an-Nasa'i, at-Tirmidzi).
Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. berkata:
Pada suatu hari, Nabi saw. keluar kepada Ubay bin Ka'ab, lalu memanggil,
"Ya, Ubay".
Ubay menoleh, tetapi tidak menjawab (menyambutnya), lalu ia segerakan salatnya, kemudian (selesai salat) pergi kepada Nabi saw. sambil mengucap,
"Assalamu alaika ya Rasulullah."
Dijawab,
"Wa araikassalam, apakah yang menahan anda untuk menyahut panggilanku ketika aku panggil?"
Jawabnya,
"Ya Rasulullah, saya sedang salat."
Nabi saw. bersabda,
"Tidakkah anda mendapatkan dalam wahyu yang diturunkan Allah kepadaku, Sambutlah panggilan Allah dan Rasulullah bila memanggil kalian untuk menghidupkan (mengajarkan apa-apa untuk kepentingan kehidupanmu).
Jawab Ubay,
"Benar ya Rasulullah, tidak akan saya ulang."
Lalu Nabi saw. bertanya,
"Sukakah saya ajarkan kepadamu surat yang tidak pernah diturunkan di Taurat, Injil, Zabur dan Furqan yang menyamai itu?"
Jawab Ubay,
'Baiklah ya Rasulullah.'
Nabi saw. bersabda,
"saya harap semoga sebelum keluar dari pintu itu anda sudah mengetahuinya".
Lalu abi saw. memegang tangan Ubay sambil berbicara, tetapi Ubay memperlambat jalannya, kuatir kalau-kalau sampai di pintu dan pembicaraan belum selesai, dan ketika telah dekat dengan pintu Ubay berkata,
'Ya Rasulullah apakah surat yang engkau janjikan padaku itu?'
Jawab Nabi saw.,
"Apakah yang anda baca dalam salat?"
Lalu Ubay membaca Fatihah (Ummul Quran) lalu Nabi saw. bersabda,
"Allah tiada menurunkan da1am Taurat, Injil, Zabur dan Furqan yang menyamainya, itulah yang bernama Assab'ul Matsani".
(Juga diriwayatkan oleh at-Tirmidzi).
Abu Said al-Khudri r.a. berkata,
Ketika kita dalam bepergian dan berkemah, tiba-tiba datang budak perempuan dan berkata, Sesungguhnya pimpinan suku ini digigit binatang berbisa, dan tidak ada orang, apakah ada di antara kalian yang dapat menjampi :faka berdirilah seorang di antara kami, kami tidak menyangka bahwa ia dapat menjampi. Tiba-tiba dijampinya dan sembuh. Maka diberinya dia hadiah berupa tiga puluh doinba dan diberinya kami susu. Ketika ia kembali kami bertanya, Apakah anda pandai menjampi? Jawabnya, Tidak, aku tidak menjampi, kecua!i dengan Ummul Kitab Fatihah. Maka kami pun memberitahu agar domba-domba itu jangan diganggu sehingga kami bertanya kepada Rasulullah saw. Kemudian setelah kami kembali ke Madinahj kami ceriterakan kejadian itu kepada Nabi saw. Maka Nabi saw. bertanya, "Dari mana ia mengetahui bahwa Fatihah itu sebagai jampi (untuk jampi? Bagilah domba-domba itu dan berilah aku bagian".
(Bukhari,Muslim, Abu Dawud).
Di sebagian riwayat Muslim disebutkan bahawa yang menjampi itu Abu Said al-Khudri r.a.
Ibn Abbas r.a. berkata,
Rasulullah saw. duduk bersama Jibril, tiba-tiba mendengar suara gemuruh di atasnya, maka Jibril melihat ke atas langit, lalu berkata, Itu pintu langit telah terbuka, belum pernah dibuka sama sekali". dan telah turun seorang malaikat dari padanya. Maka datanglah Malaikat itu kepada Nabi saw. dan berkata, 'Terimalah kabar gembira, bahwa anda diberi dua cahaya yang belum pernah diberikan kepada seorang Nabi pun sebelum anda, yaitu Fatihah dan penutup surat al-Baqarah. Tiada engkau membaca satu huruf melainkan pasti diberi (yakni apa yang terkandung di dalamnya'.
(HR. Muslim, an-Nasa'i).
Anas r.a. berkata, Nabi saw. bersabda:
Jika anda meletakkan pinggang di atas tempat tidur, lalu membaca Fatihah dan Qul Huwallahu Ahad, maka telah aman dari segala sesuatu kecuali maut (HR: Bazzar)

0 komentar:

Posting Komentar