Minggu, 31 Oktober 2010

Belajar Mengi'rab Yuuuukz!!

          Sudah menjadi kewajiban bagi setiap orang yang ingin menguasai bahasa arab untuk menguasai I’rab. I’rab adalah perubahan akhir kata yang disebabkan oleh perbedaan amil  yang masuk baik secara lafadz (dzohir) atau secara takdir (kira-kira). Sedangkan  mengi’grab sendiri adalah

Jumat, 29 Oktober 2010

6 Hak Seorang Muslim dari Muslim Lainnya

Islam datang untuk mempersatukan hati dengan hati, menyusun barisan dengan tujuan menegakkan bangunan yang tunggal dan menghindari factor-faktor yang dapat menimbulkan perpecahan, kelemahan, sebab-sebab kegagalan dan kekalahan. Sehingga mereka yang bersatu itu memiliki kemampuan untuk merealisasi tujuan luhur dan

Rabu, 27 Oktober 2010

Jenazah Mbah Maridjan

Nasib juru kunci Gunung Merapi, Mbah Maridjan sudah diketahui. Pria bernama asli Mas Penewu Suraksohargo ini diyakini tewas.  Anggota Tim SAR, Subur Mulyono, yang menyampaikan kabar duka ini.

Jenazah Mbah Maridjan ditemukan pukul 05.00 Waktu Indonesia Barat tadi pagi. "Mbah Maridjan ditemukan dalam posisi sedang sujud di dekat rumahnya," kata Subur di RS Sardjito, Yogyakarta, Rabu 27 Oktober 2010.

Saat dievakuasi, posisi Mbah Maridjan masih

Senin, 25 Oktober 2010

Keunikan Setan

Sejak beredar buku Kiyai Meruqyah Jin Berakting, penulis buku sering menerima pertanyaan dari masyarakat. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang meminta penulis buku tersebut untuk meruqyah baik untuk dirinya maupun yang lainnya karena mereka meyakini bahwa ruqyah adalah doa dan doa adalah bagian dari ajaran Islam.
Kenyataan ini patut kita syukuri karena

Sabtu, 23 Oktober 2010

Macam-macam Ma'rifat

          Ma’rifat sudah dipastikan memiliki macam dan tingkatannya, dikarenakan dalam tasawuf, Ma’rifat sebagai sebuah maqam dan ahwal tertinggi yang menjadi tujuan sentral para sufi atau salik (penempuh jalan spiritual). Oleh sebab itu corak pemahaman mengenai Ma’rifat baik dari objek eksoteris maupun tingkatanya, dapat dipahami dari jalur pengalaman puncak (pick experience) dari kesufiannya.
Secara garis besar, ada dua kelompok besar yang corak pemahamannnya berbeda dalam memandang Tasawuf, kelompok pertama beradasarakan pada